Manfaat Kesehatan dari Madu

Tidak hanya rasanya yang enak, tetapi manfaat kesehatan dari madu sangat luar biasa! Bukankah baik mengetahui bahwa Anda bisa menikmati camilan manis sekaligus menjadi lebih sehat? Mari kita lihat apa yang madu tawarkan untuk kesehatan Anda …

Penurunan Berat Badan

Menurunkan berat badan Makanan Penambah Stamina Pria hanyalah salah satu dari banyak manfaat kesehatan dari madu. Satu sendok makan madu mengandung sekitar 700 kalori, sekarang itu 40% lebih sedikit kalori dibandingkan dengan jumlah gula yang sama. Mengambil 2 sendok makan madu akan memberi Anda energi yang Anda butuhkan untuk melakukan aktivitas Anda selama 2-3 jam.

Namun, meski memberi Anda energi, itu tidak menyebabkan Anda bertambah gemuk! Mengapa? Karena Anda tidak akan lapar di siang hari karena Anda memiliki suplai energi yang cukup di tubuh Anda. Tidak lapar = makan lebih sedikit. Coba minum 3-4 sendok makan di pagi hari, dan 2 lagi sebelum makan malam. Jika dilakukan secara rutin, Anda akan melihat hasilnya. Ini bekerja dengan sangat baik!

Penambah Energi

Manfaat kesehatan lain dari madu adalah mengandung gula alami yang berfungsi sebagai penambah energi bagi tubuh. Glukosa yang terkandung dalam madu mudah diserap oleh darah untuk memberikan energi instan, dan fruktosa akan diserap secara perlahan oleh tubuh untuk menopang energi.

Inilah mengapa madu merupakan sumber energi yang bagus bagi orang-orang yang aktif dalam olahraga dan aktivitas luar ruangan. Mengonsumsi madu dapat membantu atlet mendapatkan kembali staminanya. Produk seperti energy bar dengan madu dan susu madu merupakan makanan yang sangat populer di kalangan atlet.

Efek Antibakteri

Madu memiliki efek antibakteri yang kuat karena beberapa komponen:

1) Efek osmotik

Kadar air dan gula yang tinggi dalam madu (terutama fruktosa) menyebabkan madu memiliki efek osmotik yang tinggi. Efek ini akan mencegah mikroorganisme di dalam tubuh menyebar.

2) Hidrogen peroksida

Kehadiran gula dan air, bersama dengan oksigen bebas dalam madu, akan menghasilkan asam glukonat dan hidrogen peroksida. Kedua elemen tersebut bermanfaat untuk membunuh mikroorganisme di dalam tubuh.

3) Keasaman

Keasaman madu merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap efek antibakteri, aktivitas antioksidan, dan kestabilannya terhadap mikroorganisme. Tingkat pH madu murni bervariasi dari 3,2 hingga 4,5 dan tingkat keasaman yang rendah ini menghambat pertumbuhan bakteri patogen, karena beberapa jenis bakteri memerlukan tingkat pH 7,2 hingga 7,4 untuk tumbuh. Keasaman madu disebabkan oleh asam organik, terutama asam glukonat yang merupakan hasil oksidase glukosa dalam madu pada glukosa. Asam ini diproduksi ketika nektar diubah menjadi madu dan meningkat saat disimpan.

Salah satu jenis madu yang terkenal dengan khasiat antibakterinya adalah Madu Manuka . Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa Madu Manuka Aktif memiliki sifat antibakteri kuat lainnya yang dikenal sebagai UMF (Unique Manuka Factor). Kombinasi hidrogen peroksida dan UMF telah terbukti memiliki efek penyembuhan yang luar biasa.

Pengobatan Rumah

Manfaat kesehatan yang luar biasa dari madu menjadikannya obat rumahan yang populer untuk masalah pilek, flu, dan sakit tenggorokan karena kandungan antibiotiknya.

Orang telah menggunakan madu untuk meredakan sakit tenggorokan selama bertahun-tahun dan terbukti sangat efektif. Bahkan, penyanyi opera Italia diketahui telah memanfaatkan madu untuk meredakan sakit tenggorokan agar bisa bernyanyi dengan baik.

Dalam mengobati flu biasa, madu jelas merupakan pilihan utama saya. Minum segelas air hangat yang dicampur dengan perasan jeruk nipis dan satu sendok teh madu sangat membantu mengobati masuk angin. Selain penyakit ini, penelitian dan penelitian juga menemukan bahwa madu bermanfaat untuk penyakit dan gangguan serius seperti diabetes, kanker, masalah jantung, dan insomnia. Ini juga sangat efektif dalam menyembuhkan luka! Selain itu madu merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk dikonsumsi selama kehamilan.