Indah serta Banyak Khasiat, Inilah 5 Metode Menanam Bunga Lavender di Pot

Mama tentu sempat memandang bunga lavender dengan corak ungunya yang menawan bukan?

Biasanya, bunga ini diketahui bagaikan bunga pengusir nyamuk. Apalagi, sebagian produk pengusir serangga pula memakai bunga lavender bagaikan bahan dasarnya.

Keahlian mengusir nyamuk tersebut berasal dari aroma bunga lavender. Aromanya memiliki linalool serta linalyl yang tidak disukai oleh nyamuk. Tetapi, buat manusia sendiri, aroma bunga lavender malah membagikan dampak menenangkan lho, Ma!

Bila Mama tertarik dengan khasiat bunga lavender ini, kenapa tidak berupaya menanamnya di rumah? Bunga lavender tercantum bunga yang lumayan fleksibel. Dia dapat ditanam di luar ataupun di dalam rumah dengan memakai pot.

1. Memilah bibit bunga lavender

Banyak orang mengira bunga lavender cuma mempunyai corak ungu, sementara itu bunga ini mempunyai corak lain lho, semacam biru, putih, serta kuning. Bunga lavender sendiri terdiri dari 25 tipe!

Nah, saat sebelum Mama memilah bibit, terdapat baiknya Mama mencari ketahui corak yang Mama mau serta pula kecocokannya dengan area tempat tinggal Mama alamalami.com .

Bila Mama telah memastikan tipe yang Mama mau, belilah di toko supaya memperoleh bibit yang bermutu. Jangan kurang ingat pilih bibit terlebih dulu ya, Ma! Seleksi bibit yang leluasa dari serangga serta belum kadaluarsa.

2. Mempersiapkan media tanam

Tiap tumbuhan memerlukan media tanam yang berbeda- beda. Media tanam bunga lavender sendiri terdiri dari kombinasi tanah, pupuk kompos ataupun sekam padi, serta pasir dengan perbandingan 1: 1: 1.

Buat wadahnya, siapkanlah pot ataupun polybag yang berlubang pada bagian dasar, serta styrofoam dengan ketebalan 5 centimeter.

3. Menyemai bibit bunga lavender

Penyemaian merupakan proses penumbuhan bibit jadi kecambah. Pada penanaman bunga lavender, proses ini sangat berarti lho, Ma. Banyak yang tidak sukses meningkatkan bunga lavender sebab kandas pada sesi ini.

Nah, biar kecambah Mama berkembang dengan baik, simak langkah- langkah berikut ya:

Taruh styrofoam di bagian dasar pot ataupun polybag. Styrofoam hendak meresap kelembapan berlebih. Alasannya, bunga lavender tidak menggemari tanah yang sangat lembap;

Masukan media tanam yang telah Mama siapkan;

Buat lubang di bagian tengah, kemudian masukan satu bibit bunga lavender. Sehabis itu, tutup kembali serta padatkan tanah;

Hendaknya satu pot cuma ditanam satu bibit supaya mungkin berhasilnya lebih besar. Bila Mama telah melaksanakan langkah di atas, siram bibit bunga lavender serta taruh di tempat yang terserang sinar matahari.

4. Memindahkan bibit bunga lavender

Biasanya, kecambah bunga lavender hendak menggapai besar 15 centimeter sehabis satu bulan. Nah, inilah waktu yang pas buat memindahkannya ke media tanam yang lebih luas.

Tetapi, satu jam saat sebelum dipindahkan, siram serta diamkan kecambah bunga lavender terlebih dulu ya, Ma. Sehabis itu, buka pot ataupun polybag secara lama- lama tanpa mengganggu tanahnya.

Nah, di media tanam yang baru, Mama butuh membagikan jarak 30- 45 centimeter antar kecambah biar pertumbuhannya nanti tidak mengusik satu sama lain.

5. Perawatan bunga lavender

Semacam yang sudah disebutkan di atas, bunga lavender tidak menggemari tanah yang lembap. Oleh sebab itu, Mama tidak butuh menyiram tumbuhan ini sangat kerap. Tanah yang sangat lembap cuma hendak membuat batang lavender busuk.

Supaya berkembang dengan baik, taruh bunga lavender di tempat yang terserang cahaya matahari, bagikan pupuk organik, serta singkirkan gulma- gulma yang mengusik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *