Kelebihan Serta Kelemahan Atap Baja Ringan Buat Bangunan

Atap baja ringan memanglah lagi banyak diperbincangkan sebab keunggulannya. Tetapi mengerti kah kalian jika atap tipe ini pula memiliki kelemahan yang dapat membahayakan kita? Apa saja? Mari kita baca sepenuhnya!

Rumah berperan bagaikan tempat kita berlindung serta istirahat.

Itu lah kenapa memilah bahan- bahan dalam membangun rumah bukanlah gampang.

Kita wajib bisa membenarkan apakah seluruh bahan nyaman serta kokoh bukan cuma buat melindungi kita, namun pula ketahanan bersamaan berjalannya waktu.

Salah satu temuan terkini di bidang pembangunan rumah merupakan atap baja ringan.

Bahan ini disebut- sebut bisa mengalahkan keunggulan atap kayu serta atap baja konvensional sebab meski ringan, atap baja ringan sangatlah kokoh.

Tetapi, dibalik kelebihannya, baja ringan pula mempunyai kelemahan.

Buat itu, bila kalian lagi mencari bahan yang pas buat rangka atap rumahmu baja ringan jogja

Cek dahulu kelebihan serta kelemahan atap baja ringan berikut ini saat sebelum kalian berangkat membeli!

Kelebihan Atap Baja Ringan

1. Ringan serta Gampang Dipasang

Semacam namanya, berat atap baja ringan cuma± 9 kilogram/ m2.

Sifatnya yang ringan mempermudah kita buat memasang rangka atap, sehingga bisa mengirit bayaran penyewaan tukang serta mengirit waktu.

Rangka atap baja pula mempunyai sistem sambungan yang gampang.

Kalian dapat menyambungnya dengan baut besi, sekrup, keling, maupun dengan metode las.

2. Kokoh serta Tahan Lama

Meski ringan, atap baja tipe terkini ini sangat kokoh, lho!

Materialnya tidak hendak berkarat serta tahan mengalami cuaca ekstrem, sehingga dapat melindungi rumahmu dengan optimal.

Mutu bahannya telah disempurnakan sampai tahan lebih lama dibanding dengan atap kayu yang gampang keropos serta atap baja konvensional yang gampang mengarat.

Meski nampak ringan serta lebih tipis dari baja biasa, materialnya tidak gampang memuai serta menurun.

3. Gampang Dibangun serta Disambung

Tiap orang tentu mempunyai rumah impian tertentu, tetapi terkadang sulit dikabulkan sebab desainnya yang lumayan rumit.

Atap baja ringan dapat jadi solusinya.

Baja ringan bisa dengan gampang dipotong serta dibangun menjajaki wujud rangka atap yang kita mau.

Sehabis terpasang, atap baja ringan dapat disambungkan dengan tipe atap yang lain memakai material penghubung baja.

4. Tegangan Tarik Tinggi

Atap baja ringan lebih lentur dari tipe atap yang lain.

Kelenturan rangka atap sangat berarti sebab terus menjadi besar tegangan tarik atap, terus menjadi banyak tenaga yang dapat diserap.

Tidak semacam baja konvensional, tegangan tarik atap baja ringan terbilang besar.

Tegangan tariknya berkisar dekat 550 Mpa.

Tegangan tarik ini lebih besar dibanding dengan atap baja konvensional yang cuma mempunyai tegangan tarik dekat 300 Mpa.

5. Bisa Didaur Ulang

Sisa atap baja ringan yang telah terpakai dapat digunakan lagi buat bagian lain konstruksi rumahmu sebab sifatnya yang kokoh serta tahan lama.

Kalian pula dapat memecahkan materialnya dengan metode dilelehkan serta dibangun jadi salah satu bahan bangunan ataupun apalagi fondasi rumah.

Memakai atap baja ringan pula menunjang program pemerintah dalam mengirit pemakaian kayu di negara kita.

Dengan mengirit kayu, kita bisa menghentikan penebangan tumbuhan serta menolong melestarikan hutan serta area di dekat kita.

Kekurangan Atap Baja Ringan

1. Harga Tidak Murah

Terdapat mutu, terdapat harga.

Sebab kualitasnya serta seluruh keunggulannya, harga atap baja ringan tidak terkategori murah.

Harganya

dihitung per 6 centimeter serta diawali dengan Rp30 ribu sampai Rp120 ribu, bergantung merek yang kalian cari.

Harga ini belum tercantum kelengkapan yang lain semacam reng, kanal, sekrup, alumunium foil, sampai genteng metal buat memenuhi atap rumah.

2. Gampang Terbawa Angin

Sayangnya, sebab sifatnya yang ringan, tipe ini bisa dengan gampang terbawa angin bila tidak dipasang dengan benar.

Apalagi, efek atap terbawa terbang sangatlah besar di daerah- daerah yang berangin kencang ataupun dikala lagi masa hujan.

Sistem sambungan yang cuma memakai baut mempermudah angin besar buat meniup lepas kerangka atap rumah.

3. Tampilan Acak- acakan

Struktur atap rumahmu wajib dapat menampung beban atap yang berat.

Terus menjadi beratnya tipe penutup atap yang kalian pasang, hingga kerangka atap juga wajib terus menjadi rapat.

Terus menjadi rapat, terus menjadi baik.

Ini ialah nilai bonus untuk kekuatan fondasi rumah, tetapi bila dilihat dari sudut estetika, kerapatan kerangka baja ringan ini bisa mengganggu keelokan bangunan.

Paling utama pada rumah- rumah minimalis yang memakai sebagian atap transparan.

Kerangka atap yang memakai baja ringan wajib dilapisi memakai langit- langit buat menutup kerangka yang nampak berhamburan.

4. Rentan Roboh Bila Tidak Teliti

Atap baja ringan memakai sistem berupa jaring buat dapat membangun atap yang kokoh serta tahan lama.

Hendak namun, jaring serta kerangka ini lah yang bisa sangat beresiko bila tidak diperhitungkan dengan benar.

Dikala membangun, kalian wajib senantiasa menghitung serta memikirkan watak baja yang bisa menurun serta memuai, meski baja jenis ringan tidak sefleksibel baja konvensional.

Kegagalan dalam menghitung konstruksi atap rumah bisa menimbulkan kegagalan yang merata sehingga atap dapat roboh.

Sangat beresiko!

5. Tidak Dapat Diekspos

Berbeda dengan kerangka kayu, atap baja ringan tidak dapat dibuka secara transparan.

Ini disebabkan bermacam berbagai perihal.

Satu, tampilannya yang tidak apik bisa mengganggu estetika fasad rumah.

2, materialnya yang terpapar sinar matahari secara langsung hendak membuat rumah terasa panas sebab besinya yang menguap.

Itu lah kenapa seluruh atap baja ringan ditutupi oleh kayu ataupun genteng supaya terlindungi dari panas serta pula nampak lebih apik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *