Seleksi Mana Ya, AC Split ataupun Air Cooler buat Kamar Anak?

LAGI bimbang ni pilih- pilih pendingin ruangan alias air conditioner( AC) buat kamar sang kecil.

Perkaranya, sang Kakak Azka yang telah setahun terakhir tidur di kamar sendiri senantiasa meringik dengan panasnya cuaca. Kipas angin berdiri alias standing van yang terdapat di kamarnya dialami tidak sanggup membagikan hawa sejuk.

Tidak dipungkiri, cuaca di Batam memanglah terbilang panas serta senantiasa gerah siang serta malam. Terlebih cuaca di mari agak susah diprediksi. Masa hujan, jika di bagian Indonesia yang lain, biasanya terjalin mulai September hingga dini tahun serta kemarau mulai dini tahun hingga Agustus, tetapi di Batam tidak dapat didetetapkan.

Bersumber pada kabar Tribun Batam yang aku baca, di Batam ini hujan turun dengan curah besar umumnya terjalin di bulan Mei serta Desember. Sedangkan di bulan yang lain, hujan turun sangat sedikit.

Dengan kata lain, cuaca di Batam sejauh tahun memanglah cenderung kemarau alias panas. Pantas saja jika Kakak Azka meringik jika kamarnya gerah serta tidur kurang nyenyak.

Aku serta suami lagi menimbang- nimbang ni apakah beli AC split ataupun air cooler. Yang tentu kami berminat dengan koleksi AC mini terbaik di antara 2 tipe pendingin ruangan itu. Supaya kita bersama memiliki rujukan buat 2 opsi itu, aku paparkan perbandingan tercantum plus serta minusnya ya service ac jakarta pusat :

Model. Jika AC split tentu modelnya ya kotak melekat di bilik dengan 2 fitur indoor serta outdoor. Fitur indoor buat menghasilkan hawa dingin serta outdoor ialah kompresor alias mesin AC itu sendiri. Sedangkan air cooler, modelnya floor standing alias berdiri di atas lantai. Jika wujudnya macam- macam, terdapat yang bundar, persegi panjang, kotal, da terdapat pula yang oval.

Dimensi. AC split umumnya ukuran raga standar dengan panjang antara 70- 100 centimeter, lebar 30- an centimeter serta besar 20- an centimeter. Sebaliknya air cooler, dimensinya jauh lebih bermacam- macam. Terdapat yang sangat mini dengan besar kurang dari 50 centimeter serta terdapat pula yang lebih satu m.

Tingkatan Temperatur. AC split pasti saja mempunyai tingkatan temperatur dingin yang lebih dibanding AC portable. Jangkauan temperatur dinginnya AC Split pula lebih luas bergantung dimensi PK yang terdapat di dalamnya. Terdapat 5 dimensi PK ialah½,¾, 1, 1. 5, 2, serta 2. 5 PK. PK berapa yang hendaknya dipakai? Sangat bergantung dengan luas kamar serta besar langit- langit. Buat kamar Azka yang luasnya 3×3 m dengan besar langit- langit standar 2, 5 m, AC split½ PK telah lumayan. Jika memakai air cooler, tidak dapat menjangkau segala sudut kamar. Pengalaman aku, 6 tahun kemudian gunakan air cooler( saat ini telah rusak), terpaksa letaknya didekatkan ke tempat tidur supaya dapat merasakan temperatur dinginnya. Supaya lebih dingin, umumnya ditambahi es batu ataupun air dingin ke tabungnya.

Aplikasi. Buat aplikasi alias pemasangan, air cooler nyatanya sangat mudah. Gak butuh tukang sebab begitu dibeli, membawa kembali, serta dicolokin ke listrik. Dapat dipindah- pindah dengan gampang serta ditempatkan dimanapun kita ingin. Tetapi AC Split nyatanya jauh lebih rumit serta wajib panggil tukang plus bayaran pemasangan( terdapat pula beli AC telah tercantum bayaran pemasangan). Fitur indoor serta outdoor wajib dipasang di bilik serta butuh melubangi bilik buat menyambungkan pipa di antara fitur outdoor serta indoor.

Perawatan. Perawatan air cooler jauh lebih mudah serta dapat dicoba sendiri di rumah. Tetapi, wajib sering- sering mengecek ketersediaan air di dalam AC tersebut supaya temperatur dingin senantiasa terasa. Sedangkan perawatan AC split umumnya dicoba oleh jasa service AC serta kita wajib merogoh kocek lagi.

Harga. Harga AC Split baru nyatanya lebih mahal di atas Rp 2 juta buat dimensi terkecil( 1/ 2 PK). Sebaliknya air cooler lebih terjangkau. Apalagi terdapat yang dibawah Rp 1juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *